The Deepest Fear

“So kiss me and smile for me. Tell me that you’ll wait for me…” I sang that twice to two different people on two different occasions and I ended up leaving both of them. How could I still think that I am a decent lover? Partner? There are just too many cruel things I did…

I Wish I Learned to Grieve

Scrolling thru my Facebook timeline from 5 years ago reminds me of my habit that never change. I could never watch the fighting part nor the very sad part of a movie. I mostly take my head phones off, skip it, or check my phone. I should have known it’s a bad habit, or perhaps…

The Road

There is this road in this particular side of town that is very bumpy and I mean very bumpy. The road is not that long but it felt long because you literally need to go under 10mph if you want to get to the end of the road safely. There are many large holes and…

Perjalanan Pulang Kerja (Sholat)

Jam pulang kantor adalah setengah lima sore. Kawasan kantor saya berada di lereng gunung Arjuna yang sangat dingin dan kadang berkabut sehingga sebelum mengendarai motor untuk pulang, saya selalu memanaskannya terlebih dahulu. Setelah memakai jaket, jaket kedua, masker, kacamata dan helm, saya menuju gerbang untuk presensi. Tepat saat saya menghentikan motor, saya melihat salah satu security sedang melaksanakan sholat.

Perjalanan Pulang Kerja (Prolog)

Berapa waktu yang anda habiskan untuk perjalanan menuju dan pulang kerja? Saya butuh waktu antara 30-60 menit. Waktu tersebut sangat dipengaruhi oleh pukul berapa saya keluar kantor, hari, dan kendaraan apa yang saya gunakan. 30 menit bukanlah waktu yang sebentar, 30 menit bisa saya gunakan untuk mengecek dan membalas sekitar 8 email, screening awal untuk kurang lebih 30 pelamar, atau sejenak menyeruput coklat panas di meja kantor sembari mengamati burung merak yang berkeliaran bebas dari jendela.